Rumah tradisional tradisional di Indonesia, desainnya unik dan khas

No comments

Indonesia adalah negara yang terkenal akan kekayaan alam dan keanekaragaman budayanya, dimulai dengan adat, suku, pakaian dan tarian dan membangun rumah tradisional. Rumah-rumah tradisional di semua provinsi di Indonesia memiliki makna dan simbol yang berbeda, yang umum di wilayah ini.
Selain penuh makna, rumah-rumah tradisional Indonesia dibangun dengan desain atau arsitektur yang memiliki perbedaan sendiri. Berikut adalah 6 rumah tradisional di Indonesia dengan desain yang unik dan khas:
1. Ruma Tongkun, Sulawesi Selatan
Rumah Tongkon adalah rumah tradisional orang Toraja di Sulawesi selatan. Ciri khas rumah tradisional ini adalah atap melengkung dalam bentuk perahu bambu. Ada barisan tanduk kerbau dan lumbung di depan rumah tradisional ini. Oleh masyarakat Toraja, interior rumah digunakan sebagai tempat tidur dan dapur. Papan lantai dan panel dinding telah dipasang atau diblokir untuk menjadikan rumah tradisional ini kuat selama beberapa dekade.
2. Ruma Mabaru Niang, Nusa Oriental Tenggara (NTT)
Rumah tradisional Mbaru Niang hanya dapat ditemukan di desa terpencil di pegunungan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari luar, kita bisa melihat bentuk bangunan yang unik, setinggi 15 meter dan lima lantai di dalamnya. Setiap lantai rumah memiliki karya sendiri.
Lantai dasar adalah tempat tinggal dan berkumpul, dan lantai dua adalah untuk menyimpan makanan dan barang-barang penting. Lantai tiga, situs benih untuk tanaman pangan seperti beras dan jagung. Kemudian, lantai empat didedikasikan untuk toko makanan ketika sudah kering, dan lantai atas didedikasikan untuk tempat presentasi (presentasi) para leluhur.
Pada tahun 2012, upaya untuk melestarikan Casa Mabaru Niang tradisional dalam kategori Warisan Budaya UNESCO-Asia-Pasifik memenangkan penghargaan tertinggi.
3. Rama Gadang, Sumatera Barat
Gadang memanggil atau memanggil orang-orang Sumatra Barat bersama dengan Casa Bagonjong (Godang). Keunikan rumah tradisional ini jelas terlihat sebagai satu, bagian atapnya seukuran tanduk. Kamar di rumah ini tidak terisolasi, kecuali di kamar tidur. Bagian depan dihiasi dengan patung-patung berbagai bentuk, seperti akar, bunga, daun, area persegi panjang dan figur paralel.
4. Roma Google, Jawa
Ciri khas rumah judi tradisional Jawa terlihat di banyak bidang konstruksi, seperti Pendapa, Pringgitan, Dalam, Sendong, Gandok Tangen, dan Gandok Kivo. Di bagian Bandaba, itu biasa digunakan sebagai ruang konferensi atau acara besar. Bagian Pringgitan sering digunakan sebagai tempat yang menghubungkan sayap dan istana. Sementara itu, istana adalah area privasi.
5. Casa Sask, Lombok
Selanjutnya adalah Rumah Sasak Lombok, yang menampilkan bahan dan bentuk bangunan yang unik. rumah adat rumah terbuat dari papan, dan atap rumah terbuat dari akar jerami atau lumut, dan lantai rumah terdiri dari campuran batu bata, abu jerami dan getah. Tidak seperti rumah tradisional lainnya, Casas Sasak tidak pernah digunakan sebagai tempat untuk acara atau pertemuan besar, karena mereka hanya digunakan untuk perumahan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>